durasi-waktu-efektif-ganti-oli-transmisi
Durasi Waktu Efektif Ganti Oli Transmisi

Durasi Waktu Efektif Ganti Oli Transmisi

Kebutuhan untuk ganti Oli Transmisi maupun oli gardan memang sering dilupakan oleh para pemilik mobil. Hal ini terjadi karena durasi penggantian dua jenis oli tersebut lebih lama dibandingkan dengan oli mesin.

Meskipun begitu, keduanya perlu diganti berkala untuk menjaga performa mesin.

Bicara mengenai proses ganti oli pada oli transmisi, maka masih banyak yang bingung harus menggunakan jarak tempuh atau waktu. Sebab proses ganti oli perlu memperhatikan kedua aspek tersebut, dan masing-masing pemilik mobil bisa memilih penanda yang sesuai dengan kondisi.

Lalu, bagaimana dengan ganti oli transmisi?

Durasi Waktu Ganti Oli Transmisi Terbaik

Dalam mesin mobil setidaknya terdapat dua jenis cairan, pertama adalah bensin atau bahan bakar dan yang kedua adalah oli. Oli kemudian terbagi lagi menjadi beberapa jenis lagi mulai dari oli mesin yang seluruh jenis mobil membutuhkannya.

Kemudian ada oli transmisi untuk mobil matic maupun manual. Terakhir oli gardan untuk mobil manual.

Jika bingung bisa berkonsultasi dengan mekanik di dealer tempat Anda membeli mobil tersebut, atau membaca buku panduan sampai paham. Kemudian untuk oli jenis transmisi pada dasarnya sama seperti oli mesin yakni perlu diganti berkala.

Bedanya, durasi ganti oli mesin lebih cepat dibanding oli jenis transmisi.

Oli transmisi biasanya diganti setiap menempuh jarak antara 10.000 sampai 20.000 km. Sedangkan untuk oli mesin rata-rata mobil sudah harus ganti oli setiap menempuh jarak 5.000 km.

Sehingga dalam kurun waktu dua tahun, kadang ada mobil yang baru sekali ganti oli transmisi.

Tidak masalah memang, selama kondisi oli transmisi memang masih bagus dan tidak perlu sampai melakukan kuras oli transmisi. Namun, dengan hanya memperhatikan jarak tempuh apakah cukup aman untuk menentukan waktu ganti oli transmisi?

Jawabannya ternyata tidak. Sebab dipengaruhi pula oleh faktor pemakaian mobil tersebut.

Berbagai ahli otomotif menjelaskan, durasi ganti oli transmisi tidak bisa menggunakan jarak tempuh untuk mobil yang digunakan pada jalanan yang macet parah. Misalnya seperti kondisi jalanan di Jakarta yang mengalami kemacetan parah.

Dalam kondisi normal jarak 10 km bisa ditempuh sekitar 20 menit. Namun di jalanan Jakarta bisa lebih dari satu jam.

Selama terjebak di kemacetan oli transmisi tentunya terus digunakan untuk melumasi komponen transmisi. Sehingga tidak dianjurkan memakai jarak tempuh, melainkan dipercepat.

Misalnya ganti oli transmisi pada kondisi normal adalah per 10.000 km maka setelah menempuh 7.000 km bisa segera ganti oli transmisi.

Dampak Jika Terlambat Ganti Oli

Melalui penjelasan sebelumnya maka bisa dipahami bahwa durasi ganti oli transmisi tidak hanya dipengaruhi jarak tempuh melainkan juga kondisi jalanan dimana mobil tersebut dikemudikan. Lewat pemahaman ini diharapkan seluruh pemilik mobil tidak terlambat untuk mengganti oli transmisi.

Jika sampai terlambat maka dampaknya bisa membuat performa transmisi menurun, misalnya ada keterlambatan di proses shifting (pergantian gigi). Selain itu, keterlambatan ganti oli transmisi juga membuat mesin mengeluarkan bunyi mendengung yang tentu mengganggu.

About admin